Bawaslu Yapen Buka Posko Aduan dan Dorong Kader GMNI Jadi Pengawas Partisipatif menuju Pemilu 2029
|
Serui - Bawaslu Kabupaten Kepulauan Yapen membuka posko aduan pemuktahiran data pemilih berkelanjutan dan aduan Pemuktahiran data Partai Politik Berkelanjutan serta memberikan sosialisasi tentang urgensi pengawas Partisipatif Pemilu kepada kader Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Kepulauan Yapen dalam Konferensi Cabang Ke-IV & Kaderisasi Tingkat Dasar (KTD) Ke-V di Aula Hotel Merpati serui. Sabtu, (26/09/2026).
Ketua Bawaslu Kabupaten Kepulauan Yapen, Herold M. Jandeday, mengatakan bahwa ikut serta Bawaslu Yapen dalam kegiatan GMNI merupakan salah satu langkah kolaboratif yang dilakukan dalam upaya memperkuat dan mengembangkan pengawas partisipatif secara masif.
Menurutnya, keterlibatan organisasi kepemudaan seperti GMNI menjadi bagian penting dalam mendorong kesadaran masyarakat untuk turut berperan aktif dalam mengawasi proses demokrasi secara partisipatif.
Menariknya, Bawaslu Yapen tidak sekadar memberi materi sosialisasi dan juga membagikan brosur Imbauan, Tetapi juga membuka Posko Aduan di Aula hotel Merpati Serui. Herold berharap, posko ini bisa dimanfaatkan oleh kader GMNI maupun warga sekitar untuk melaporkan masalah pemilu secara langsung, mulai dari validitas data pemilih hingga kasus pencatutan data pribadi oleh partai politik.
Anggota Bawaslu Yapen Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Parmas, dan Humas, Salmon Robaha menyampaikan hasil aduan pada Posko Bawaslu Yapen mencatat sebanyak 9 orang masyarakat/Kader GMNI yang menyampaikan laporan serta melakukan pengecekan terkait validitas data pemilih, termasuk pengecekan terhadap potensi pencatutan data pribadi oleh partai politik.
Berdasarkan hasil pengecekan dan laporan yang disampaikan, tidak ditemukan adanya data pemilih yang bermasalah maupun pencatutan data pribadi oleh partai politik tanpa persetujuan yang bersangkutan. Ungkap salmon
Sementara itu, Salmon Robaha, hadir sebagai pemateri dengan membawakan topik pengawasan partisipatif Kekuatan menuju Pemilu 2029.
Dalam paparannya, Salmon mengajak seluruh elemen kepemudaan untuk ambil bagian demi mewujudkan pemilu yang jujur dan adil. Ia menambahkan, kualitas demokrasi suatu daerah bisa diukur dari seberapa aktif organisasi kepemudaan atau masyarakatnya terlibat dalam mengawal pemilu secara berpartisipatif aktif.
"Demokrasi yang baik dan maju dapat dilihat dari organisasi atau masyarakatnya yang berperan aktif tanpa paksaan ataupun imbalan dalam suatu pergerakan,” ungkap Salmon.
Terakhir, Bawaslu Yapen mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Konferensi Cabang Ke-IV dan Kaderisasi Tingkat Dasar Ke-V GMNI Kepulauan Yapen. Selain itu, Bawaslu Yapen berharap kegiatan ini mampu mencetak kader-kader yang kritis dan berintegritas, yang siap berkontribusi nyata dalam pengawasan partisipatif demi suksesnya Pemilu 2029 mendatang. Tutup Herold.
Penulis : Arpendi
Dokumentasi : Yowel Rudamaga